Anggota LLHPB Aisyiyah Jepara Buat Masker Untuk Gugah Kesadaran Masyarakat

Anggota LLHPB Aisyiyah Jepara Buat Masker Untuk Gugah Kesadaran Masyarakat

Jepara(pdpmjepara.org)- Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Aisyiyah Daerah ( PDA) Jepara pada Ahad (28/6/2020) bertepatan 7 syawal 1441 H, mengikuti himbauan pemerintah kepada masyarakat untuk memakai masker dari kain. Lembaga LLHPB Aisyiyah mempunyai ide membuat maskerĀ  sesuai kabid 4 tentang pembuatan masker untuk dibagikan kepada masyarakat. Pembuatan Masker tersebut dibuat oleh seluruh anggota LLHPB yang mempunyai keterampilan dalam menjahit, sedangkan anggota yang tidak dapat menjahit dapat membantuĀ  proses Pembuatan Masker seperti memotong kain ,mencuci serta membungkus.
Dalam pembuatan masker ini didukung oleh Kabid 4 Ermawati.

Harapannya dengan adanya pembagian Masker nanti menjadikan masyarakat lebih Sadar dan lebih paham bagaimana pentingnya dalam memakai masker saat keluar rumah Di masa Pandemi saat ini karena akhir – akhir ini kabupaten Jepara yang terkena covid 19 semakin bertambah serius dari hari ke hari. Semoga masyarakat selalu mematuhi protocol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

ketua Katavid 19 Liscorini merasa bangga dan memberikan apresiasi kepada kabid yang ada terutama pengadaan masker ini. “semangat dan terima kasih kepada kabid 4 yang bekerja sama dengan kabid 2 warung hidup Kusnitah) dan 7 pembuatan narasi digital perempuan Endah Wahyuningsih, semoga menjadi motifasi kabid yang lainnya “sambutnya.

Kontributor – Endah Wahyuningsih (Kabid 7)

PPDB SMA Muhammadiyah Mayong TA 2020/2021 Melesat Tinggi

PPDB SMA Muhammadiyah Mayong TA 2020/2021 Melesat Tinggi

pdpmjepara.org- Ada hal yang menggembirakan bagi SMA Muhammadiyah Mayong pada TA 2020/2021 ini. Tahun ajaran baru ini tercatat 159 calon siswa telah mendaftar di SMA Muhammadiyah Mayong.

Bila sebelumnya tercatat untuk kelas 10 dalam 3 kelas 104 siswa, kelas 11 dalam 3 kelas 75 siswa, kelas 12 dalam 2 kelas 69 siswa. Sampai tanggal 27 / 6/2020 M, 06 Dzulqaidah 1441 H telah terdaftar 159 calon siswa dan telah daftar ulang 131 siswa dengan sasaran awal 108 siswa dalam 3 kelas.

Kepala SMA Muhammadiyah Mayong Hery Totowiyono sangat bersyukur atas pencapaian ini. ” Alhamdulillah luar biasa, baru tahun ajaran 2020/2021 SMA Muhammadiyah Mayong jumlah pendaftar dan yang diterima melebihi target, yang lebih membanggakan adalah justru disaat SMA swasta pada menurun, SMA Muhammadiyah Mayong justru melesat naik dimana bisa mengalahkan sekolah – sekolah swasta yang dulu dianggap favorit dengan jumlah siswa yang sangat banyak”.

Menurut Hery hasil ini tidak lepas dari prestasi pengelolaan sekolah pada TA lalu dan kerja keras dari panitia PPDB. ” Sosialisasi lewat medsos luar biasa dari tim IT, mengingat tidak ada pemaparan ke sekolah- sekolah, maka jalan terbaik adalah lewat layanan FB , semua guru, karyawan dan siswa menjempol dan membagikan dan dibentuk grup WA bagi pendaftar serta daftar ulang untuk mengajak teman-temannya mendaftar di SMA Muhammadiyah Mayong, semua atas ridho Allah” imbuh Hery.

BMT  Fastabiq Dukung MDMC Jepara Dan PRPM Cepogo Lakukan Pencegahan Covid -19

BMT Fastabiq Dukung MDMC Jepara Dan PRPM Cepogo Lakukan Pencegahan Covid -19

Kembang( pdpmjepara.com)- Wabah covid -19 di Jepara belum juga usai bahkan semakin hari membawa korban salah satunya adalah nakes dari RSU RA Kartini dan Puskesmas Bangsri I.

Hal inilah yang menjadikan MDMC ( Muhammadiyah Disaster management center) Jepara bersama pimpinan ranting pemuda Muhammadiyah ( PRPM) Cepogo bergerak melakukan penyemprotan disinfektan fasilitas milik pimpinan ranting Muhammadiyah ( PRM) Cepogo.

Kegiatan yang didukung oleh BMT Fastabiq cabang Cepogo dilakukan pada Jumat 26/ 6/ 2020 M , 4 Dzulqaidah 1441 H. Ada 9 mushola, 4 masjid, 1 Madin, 1 kantor dakwah dan gedung BMT Fastabiq cabang Cepogo yang di semprot oleh tim dari MDMC, Kokam, PRPM dan pelajar dari Cepogo.

Anggota MDMC Jepara Burhanuddin selaku penggerak kegiatan ini disela – sela kegiatan mengucapkan terima kasih kepada BMT Fastabiq cabang Cepogo atas dukungan kegiatan ini. ” Kegiatan ini sebagai salah satu upaya untuk memotong penyebaran virus covid-19 yang saat ini kasusnya di Jepara semakin meningkat. Saya ucapkan terimakasih kepada rekan – rekan dari Cepogo yang telah ikhlas melakukan kegiatan ini, tidak lupa juga dukungan dari BMT Fastabiq cabang Cepogo” terang Burhan.

Komandan Kodim Dan Ketua IPSI Jepara Terkesan Karena  Tapak Suci Jepara Tampil Beda

Komandan Kodim Dan Ketua IPSI Jepara Terkesan Karena Tapak Suci Jepara Tampil Beda

T

Jepara( pdpmjepara.org)- Setelah lama tidak ada kegiatan karena wabah covid-19, tapak suci putera Muhammadiyah Jepara berkesempatan melakukan uji tanding pencak silat.

Pada Kamis 25/ 6/ 2020 M, 3 Dzulqaidah 1441 H tapak suci putera Muhammadiyah Jepara mendapat kehormatan untuk mengikuti festival bela diri pencak silat yang diadakan oleh Kodim Jepara. Festival beladiri pencak silat diikuti 5 perguruan yaitu : Tapak suci putera Muhammadiyah Jepara, Satria muda Indonesia, Setia hati Teratai dan pagar Nusa.

Dalam Festival yang dibuka oleh Komandan Kodim Jepara Letkol Arm Suharyanto di mako Kodim Jepara ini tapak suci putera Muhammadiyah Jepara mengirim 10 atlet yaitu : Akbar, Melinda, Oninengtiyas, Kavela, Sasa, Novi, Noval, Sandi, Rani dan Idris.

Meski hanya meraih juara harapan II, pelatih tapak Suci putera Muhammadiyah Jepara Handoko mengaku puas. ” Sebagai pelatih puas karena pesilat sudah main maksimal dan TAPAK suci dapat apresiasi dari Kodim dan ketua IPSI Jepara tentang permainan kuasnya dan mereka sangat terkesan. Dan dari festival ini bisa dibedakan antara tapak suci dengan perguruan lain adalah doa pembuka dan syahadat”.

Dalam Festival Pencak silat juga tapak suci putera Muhammadiyah Jepara tidak mematok target. “Target hanya mengikuti karena waktu yang sangat singkat dengan materi seni yang belum siap semua. Tentunya ada kesulitan karena kesepahaman pesilat satu dengan lainnya belum terjalin jadi kelihatan kurang padu dan kompak ” imbuh pria asal Donorojo ini.

Di Tengah Wabah Covid -19 SD Muhammadiyah Bangsri Lepas Dan wisuda Kelas 6

Di Tengah Wabah Covid -19 SD Muhammadiyah Bangsri Lepas Dan wisuda Kelas 6

Bangsri ( pdpmjepara.org) – Akhir musim ajaran bagi murid kelas 6 adalah saat terakhir belajar bagi murid di tingkat sekolah, tidak terkecuali murid kelas 6 SD Muhammadiyah Bangsri untuk meninggalkan sekolah masuk menuju jenjang SMP.

Dalam suasana keprihatinan akibat wabah covid – 19 yang belum tahu kapan berakhirnya. SD Muhammadiyah Bangsri mengadakan pelepasan dan wisuda kelas 6 pada Senin 22/ 6/2020 M , 30 Syawal 1441 H di SD Muhammadiyah Bangsri jalan Seroja Kauman Bangsri Jepara.

Acara ini tetap memperhatikan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Acara pelepasan ini dihadiri 35 siswa siswi dan wali murid kelas 6. Acara dimulai pukul 8.30 WIB – 10.00 WIB.

Kepala SD Muhammadiyah Bangsri Imanullah Noor Amala mengucapkan syukur Alhamdulillah walau dalam pandemi covid 19 acara berjalan lancar dengan menerapkan protokol.

” Dalam acara ini kami umumkan juga lulusan terbaik. Untuk kelas 6 A juara 1 Hilda Baqista Amelia Isma nilai 91, 33, juara 2 Dwi Yulia Sekarsari Buan Pratiwi nilai 90, 89, juara 3 Syifa’u Zahra Hasna Salsabila. Kelas 6 B juara 1 Risdya ‘Aisyah Mutiara nilai 92, 22, juara 2 Felix Akbar Priyanto nilai 89,67 dan juara 3 Hafshah Nabil Adani nilai 89, 22″ terang Imanullah kepada PDPM Jepara.org.

Pembagian Nilai Rapor, SD Muhammadiyah Bangsri Terapkan Protokol Kesehatan

Pembagian Nilai Rapor, SD Muhammadiyah Bangsri Terapkan Protokol Kesehatan

Bangsri( pdpmjepara.org)- Akhir tahun pelajaran 2019/ 2020 telah berakhir, saatnya tahun ajaran baru telah tiba. Menyebut tahun ajaran baru ini semua sekolah melakukan pembagian nilai rapor tidak terkecuali SD Muhammadiyah Bangsri.

SD Muhammadiyah Bangsri membagikan nilai rapor pada Sabtu 20/ 6/2020 M. 28 Syawal 1441 H. Di tengah masa wabah covid -19 ini pihak SD Muhammadiyah Bangsri mengirimkan undangan pengambilan nilai rapor kepada orangtua siswa melalui layanan WA( what’s app). Dan tidak lupa pula pihak SD Muhammadiyah Bangsri tetap melakukan protokol kesehatan yaitu agar orangtua siswa memakai masker, tidak berjabat tangan, jaga jarak, cuci tangan dengan hand sanitizer ( pembasuh tangan) dan apabila bila sakit diwakilkan pada wali murid yang lain.

Sebelum masuk kampus wali murid diperiksa suhu tubuh. Adapun pembagian rapot kelas 1 smpai 6 dengan total murid 200. ” Kami buat jadwal pengambilan, untuk kelas 1 dan 2 pukul 8-9, kelas 3-4 pukul 9-10, kelas 5 dan 6 pukul 10-11″ jelas kepala SD Muhammadiyah Bangsri Imanulah Noor Amala.

Dengan diterapkan prokol seperti ini diharapkan kegiatan penerimaan rapor tertib, lancar, aman dari penyebaran virus Corona. ” Alhamdulillah wal imurid tetap memerhatikan protokol dengan memakai masker sesuai yang dianjurkan” imbuhnya.

Canangkan 5 Besar, SD Muhammadiyah Bangsri Raih Peringkat 3

Canangkan 5 Besar, SD Muhammadiyah Bangsri Raih Peringkat 3

Bangsri( pdpmjepara.org)- Dengan mematok target yang tidak seberapa tinggi akhirnya upaya SD Muhammadiyah Bangsri berhasil melampaui target dalam lomba sekolah sehat tingkat kecamatan Bangsri. Hasil lomba diumumkan pada Selasa 16/6/2020 M, 16 Syawal 1441 H.

SD Muhammadiyah Bangsri berhasil menduduki peringkat ketiga dibawah SDN 3 Bondo dan SDN 1 Guyangan. SD Muhammadiyah Bangsri adalah satu- satunya SD swasta dari 12 peserta lomba ini. Dalam lomba ini dinilai meliputi : kerapian dan kebersihan sekolah, tanaman atau taman sekolah, budaya bersih dan sehat dan memenuhi standar protokol kesehatan covid-19 dengan adanya tempat cuci tangan, hand sanitizer ( pembasuh tangan) dan masker.

Kepala SD Muhammadiyah Bangsri Imanullah Noor Amala mengaku bersyukur dengan hasil lomba yang dinilai oleh satkordik kecamatan Bangsri ini. ” Syukur Alhamdulillah kami bisa melampaui target. Kami meski tidak juara 1 cukup puas karena target awal masuk 5 besar dan masuk peringkat 3. Di tengah pandemi covid -19 tapi kami masih bisa memberikan yang terbaik. Dan semoga kita minimal bisa mempertahanan syukur – syukur meningkatkan dan terus berprestasi ” harap kepala sekolah yang juga magister manajemen ini.

Dengan Modal Awal 50 Juta PRM Singorojo Mayong Bangun Masjid

Dengan Modal Awal 50 Juta PRM Singorojo Mayong Bangun Masjid

Mayong( pdpmjepara.org)- Dengan modal awal 50 juta, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Singorojo Mayong berniat bangun Masjid senilai 700 juta rupiah. KH. Fachrurrozi, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jepara melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Taqwa Singorojo, Kamis 4/6/20M, 12 Syawal 1441 H. KH. Fakhrurrozi menyampaikan lokasi masjid ini sangat strategis karena berada di dekat industri dan perumahan ramai.

“Insyaallah kalau kita bangun Masjid dengan semangat ibadah dan ikhlas, pasti akan jadi” tuturnya. Dia juga berpesan kepada Pimpinan Ranting Muhammadiyah Singorojo untuk sering kumpul dan rembug sehingga pembangunan akan cepat selesai “Siapa yang membangun masjid akan di bangunkan rumah di surga, dengan sering ketemu dapat meningkatkan semangat berjuang” pesannya.

Menurut Rokhmad, Panitia Pembangunan Masjid, Warga Muhammadiyah di Desa ini tergolong minoritas. Sampai sekarang untuk menjalankan sholat jamaah ataupun aktivitas dakwah lainnya masih bergabung dengan Masjid di Desa Mayonglor yang berjarak 1 KM. “Dengan semakin berkembangnya wilayah desa singorojo terutama ada kawasan industri, kami merasa sudah saatnya untuk membangun masjid yang dekat dan mudah diakses” ujarnya.

Dirinya menambahkan, dengan modal sebidang tanah yang dibeli dengan iuran bersama selama 5 tahun, akhirnya ranting Muhammadiyah Singorojo punya lahan untuk dibangun amal usaha dengan status tanah dimiliki Muhammadiyah. “Walaupun mungkin kita hanya mampu membangun pondasi, itu tidak mengapa. Insyaallah jalan kebaikan akan dibuka oleh Allah” katanya.

Panitia pembangunan masjid, membuka kesempatan bagi masyarakat untuk infaq jariyah. Nomer rekening A.n Panitia Pembangunan Masjid Taqwa. No.Rek
5896-01-036706-53-1 Bank BRI. Panitia juga memberikan layanan antar jemput infaq dengan menghubungi nomer HP/WA 081325305575

Menengok Geliat Warga Muhammadiyah Kecapi

Menengok Geliat Warga Muhammadiyah Kecapi

Tahunan( pdpmjepara.org)- Tumbuh dan berkembang sebagai minoritas tidak menyurutkan jejak langkah pimpinan ranting Muhammadiyah ( PRM) Kecapi untuk memancarkan aura sinar nya.

Salah satu geliat PRM Kecapi adalah berhasil menyelesaikan renovasi mushola Al Arqam. Mushola yang terletak dukuh Krajan RT 32 RW 6 Kecapi Tahunan ini membutuhkan waktu kurang lebih setahun selesainya. Menurut salah satu panitia pembangunan Mushola Al Arqam, Mochamad Sahid dana renovasi ini didapat dari iuran jamaah, bantuan PCM Tahunan, PDM Jepara, AUM ( amal usaha Muhammadiyah), BMT mitra Muhammadiyah dan juga CSR BUMN.

” Saya sangat sangat senang sekali bangunan baru ini sudah lama diimpikan karena sangat diharapkan para jamaah punya Masdjid yang bagus, lebih – lebih di lingkungan RT 32 termasuk Jamaah Muhammadiyah yang minoritas. Tapi kami tetap semangat untuk berMuhammadiyah di lingkungan kami, dan kami selalu menjalin dengan lingkungan sangat sangat baik bahkan kami dibantu tenaga dari masyarakat RT 32 saat pengecoran.
Kami juga bangga bisa berbuat untuk lingkung setiap akhir Romadhon selain pembagian Zakat juga mampu sedikit mengumpulkan sembako untuk dibagikan” ujar pria yang juga pengurus PCM Tahunan ini.

Kedepan pasti ada tantangan selalu ada, setelah punya Masdjid ini kita harus pikirkan kegiatannya rutin misal mengaji satu minggu sekali dan ini sudah berjalan lama” imbuhnya

Dilingkup PRM kecapi sendiri mempunyai 3 masjid yaitu :
2 masjid di Kecapi dukuh Grobogan, 1 masjid di Kecapi Krajan. Dan
AUM di Ranting kecapi 2 mengelola tanah wakaf yang saat ini ditanami sengon 500 pohon. Sebuah semangat dan geliat tinggi dari sebuah ranting di kecamatan Tahunan Jepara.

Ketua PDM Jepara Letakkan Batu Pertama Masjid At- Taqwa Mayong Kidul

Ketua PDM Jepara Letakkan Batu Pertama Masjid At- Taqwa Mayong Kidul

Mayong ( pdpmjepara.org)- Pembangunan Masjid At-Taqwa Mayongkidul 1 di RT 5 RW 1 Desa Mayong Kidul, Kecamatan Mayong , Jepara, Senin 1/6/20 M, 9 Syawal 1441 H. Kegiatan ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh KH. Fakhrurrozi, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jepara.

Pembangunan Masjid At-Taqwa yang baru ini dilakukan dikarenakan bangunan Masjid yang lama sudah tidak representatif menampung jamaah yang terus bertambah.

KH. Fakhrurozi menyampaikan, pembangunan Masjid harus diawali dari niat yang ikhlas dan dukungan dari segenap masyarakat. “Sebelum peletakan batu pertama mari kita berdoa sebagaimana telah dicontohkan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail ketika akan membangun kakbah” katanya.

Sekitar 70 warga turut bergotong royong dalam pembangunan fondasi masjid. Anggaran yang direncanakan untuk pembangunan sebesar 2 milyar rupiah dan saat ini sudah terkumpul 100 juta rupiah baik dalam bentuk tunai ataupun matrial bangunan.

Abdul Aziz, Panitia Pembangunan Masjid menyampaikan harapannya kepada segenap masyarakat untuk bersama dapat mendukung pembangunan ini

“Masjid ini akan menjadi rumah bagi umat muslim untuk dapat beribadah oleh karenanya kami membuka kesempatan beramal jariyah pembangunan masjid” harapnya.

Donasi atau infaq dapat disalurkan melalui rekening BRI atas nama panitia pembangunan masjid At Taqwa Mayong Kidul 1 di nomer rekening 589601050444535. Atau dapat menghubungi langsung di nomer WA 0857-4032-9233.