PRM Plajan  Adakan Sholat Idul Adha Di Lapangan, Ketua PCM Pakis Aji Jadi Khotib

PRM Plajan Adakan Sholat Idul Adha Di Lapangan, Ketua PCM Pakis Aji Jadi Khotib

pdpmjepara.org – Idul Adha 10 Dzulhijjah 1441 H bertepatan dengan hari Jumat 31/7/2020 M ini seluruh umat Islam menyambut dan merayakan dengan sholat id dan menyembelih hewan kurban.

Tidak terkecuali pimpinan ranting Muhammadiyah ( PRM) Plajan. Untuk sholat idul Adha tahun ini PRM Plajan mengadakan di lapangan desa Plajan. Dalam sholat id kali ini petinggi desa Plajan H. Kartono berkenan hadir.

Dalam sholat id kali ini bertindak imam ustad David Al Hafidz dari PPTQ Abdul Hamid Jepara Islamic Center, ketua pimpinan cabang Muhammadiyah ( PCM) H. Ahmad Nasir bertindak sebagai Khotib.

Dalam khotbahnya, Khotib menegaskan nilai sejarah juga ibadah serta hikmah dari kurban. ” Dari kurban ini kita bisa meneladani perilaku sabar dari nabi Ibrahim karena berpuluh tahun menikah belum dikarunia anak, namun nabi Ibrahim AS tetap berkhusnudzon kepada Allah. Kedua nilai tawakal karena ada ujian yang berat yaitu anak yang ditunggu dan dicintai yang akhirnya mendapat ujian yang tersirat dalam QS surat Ash- Shoffat. Dan yang ketiga pendidikan tauhid, keduanya yaitu nabi Ibrahim dan nabi Ismail kompak menjalankan perintah Allah, berserah diri tawakal kepada sang khalik” terang Khotib.

Ketua PRM Plajan, Ahmad Syafi’i bersyukur disaat ada wabah covid -19 PRM Plajan bisa melaksanakan sholat id sebagai syi’ar agama. ” Alhamdulillah kita bisa sholat id di lapangan bersama warga, ini sangat bagus bisa sebagai syi’ar walaupun dimasa pandemi ini mudahan-mudahan dengan syiarnya ini Allah segera menghilangkan virus Corona ini” harap ketua PRM Plajan.

Peduli Dengan Masyarakat, LAZISMU Jepara Adakan Kurban Di Karimunjawa

Peduli Dengan Masyarakat, LAZISMU Jepara Adakan Kurban Di Karimunjawa

pdpmJepara.org – Kepercayaan pengqurban melalui LAZISMU (Lembaga Amil Zakat Infaq Sedekah muhammadiyah) Jepara semakin meningkat. Di tengah wabah covid-19 di Jepara yang tembus 1000 lebih, sebanyak 18 pengqurban senilai Rp. 68,5 juta tahun 1441 H ini mempercayakan melalui LAZISMU Jepara.

Program ini terbagi dalam dua kategori, yaitu program tebar qurban daerah terluar di Jepara dengan 7 pengqurban dan qurban untuk ketahanan pangan melalui kemasan rendangmu sebanyak 11 pengqurban.

Untuk program daerah terluar, LAZISMU Jepara mengadakan kegiatan qurban di Kecamatan Karimunjawa dan Welahan.

“Untuk Kecamatan Karimunjawa kami dapat kepercayaan dari RS PKU Muhammadiyah Mayong, melalui Kantor Layanan LAZISMU RS PKU Mayong” jelas ketua Badan Pengurus LAZISMU Jepara Nur Kholis.

Saat dikonfirmasi ketua majelis pembina kesejahteraan umat ( MPKU) Yusuf mengatakan ” Muhammadiyah PCM Karimunjawa harus mendapatkan perhatian khusus dari PDM jepara.

Untuk proses penyembelian kurban ditangani Lazismu PDM jepara. Saya hari rabu tgl 29 juli menyerahkan hewan qurban di pelabuhan jepara. RS PKU Muhammadiyah Mayong adalah AUM ( Amal Usaha Muhammadiyah) yang mempunyai peran dakwah Islam dan sosial. Warga Karimunjawa adalah bagian dari kita, sudah seharusnya mereka kita bantu bersama”.

Program tebar hewan qurban LAZISMU Jepara untuk daerah terluar di Jepara sudah berjalan 5 tahun yaitu di Kecamatan Bangsri, Nalumsari, Batealit, Keling, Donorojo sedangkan untuk qurban kemasan sudah berjalan dua tahun.

Tujuan tebar qurban daerah terluar di Jepara adalah untuk pemerataan daging hewan qurban untuk masyarakat yang belum pernah terjangkau oleh para pengqurban, sedangkan qurban kemasan untuk ketahanan pangan covid-19 di Jepara.

Acara ini di gelar di Karimunjawa pada Jumat 31/7/2020 M, 10 Dzulhijjah 1441 H. Sebelum diadakan penyembelihan qurban dilaksanakan sholat Idul Adha di Halaman Pondok Pesantren Muhammadiyah Karimunjawa.

PDPM Jepara Ortom Muhammadiyah Jepara Pertama Dukung PS HW Plajan

PDPM Jepara Ortom Muhammadiyah Jepara Pertama Dukung PS HW Plajan

pdpmjeoara.org- Pimpinan daerah pemuda Muhammadiyah ( PDPM) Jepara sebagai Ortom Muhammadiyah mendukung sesama Ortom dan AUM untuk terus berkembang. Tidak terkecuali PS HW Plajan.

Klub sepakbola yang didirikan PRM dan PRPM Plajan ini mendapatkan dukungan dari PDPM Jepara. Hal ini ditandai dengan penyerahan bantuan dari PDPM Jepara kepada PS HW Plajan pada Kamis 30/7/2020 M, 9 Dzulhijjah 1441 H di Kediaman ketua PDPM Jepara Roy Alviantoro.

Roy berharap PS HW Plajan bisa terus ” nguri- uri” semangat, dan untuk tidak pernah lelah mendidik calon-calon putera terbaik. PDPM selalu siap diajak diskusi untuk pengembangan PS HW Plajan.

” PDPM jepara apresiasi setinggi – tingginya kepada teman-teman yang berjuang untuk PS HW Plajan agar bisa terus berkarya dan berprestasi.
Tentunya semangat yang tinggi itu harus didukung secara penuh. PDPM Jepara Insha Allah akan selalu memberi dukungan yang terbaik untuk PS HW Plajan. Kami berharap adanya PS HW plajan ini bisa menjadi pemantik munculnya PSHW lainnya di ranting maupun cabang-cabang di Jepara” harap pria lulusan UMKU ini.

Menanggapi dukungan ini, ketua PS HW Plajan, Budi Mulyono mengucapkan terima kasih atas dukungan PDPM kepada PS HW Plajan. ” PDPM ini adalah Ortom dan AUM di Jepara pertama yang memberikan dukungan kepada PS HW Plajan. Bila sebelumnya ada AUM dari Kudus yaitu UMKU mendukung kami. Semoga kedepan AUM dan Ortom di Jepara mendukung kami, semoga dukungan ini bermanfaat untuk dakwah lewat sepakbola dan yang pasti biar bakat anak anak terwadahi dan Insya Allah bisa mencegah kenakalan remaja ” terang Budi.

Relawan Aisyiyah Jelajah Kampung Organik Desa Kepuk Kecamatan Bangsri

Relawan Aisyiyah Jelajah Kampung Organik Desa Kepuk Kecamatan Bangsri

pdpmepara.org – Relawan Aisyiyah tidak henti untuk menyelesaiakn amanah meskipun pandemi saat ini. Dialah Kusnitah relawan Aisyiyah yang diberikan kepercayaan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH)Jepara, untuk menjadi kader lingkungan di tahun 2020 dengan no SK 269/ 2020 yang disahkan tanggal 3 Februari 2020 oleh Ketua Dinas Lingkungan Hidup Jepara ( Kadis LH) .

Wanita yang juga guru SMK Muhammadiyah Keling ini berlambai tangan dan menggerakan langkah untuk belajar tekuni kegiatan dilapangan. Salah satu kegiatan saat ini adalah jelajah di kampung organik tepatnya di desa Kepuk RT 3/5 Kecamatan Bangsri pada Rabu 29/7/2020 M, 8 Dzulhijjah 1441 H.

Di desa kepuk Kusnitah disambut ketua desa organik Ruskan yang baru 2 tahun ini menggantikan ketua lama yang sudah meninggal dunia yaitu Karman warga desa Kepuk RT 4/7 Kecamatan Bangsri.

Sebagai ungkapan rasa terima kasih Ruskan menawarkan di kesempatan waktu luang bisa kunjung kelokasi lahan pertanian di dukuh Sawahan.

Dengan hangatnya sambutan ini Kusnitah sangat senang bisa bertemu dan bertamu di rumah bapak Ruskan yang saat ini menjadi petinggi pertanian. ” Warga disini ramah dan sangat terbuka , sehingga saya terkesan dengan sambutan dan suasana desa kepuk. Jadi saya tidak bosan untuk menjalankan amanah ini”.

Kontributor – Kusnitah Relawan Aisyiyah Jepara

LLHPB Beri Penyuluhan Cegah Covid – 19 Menjelang Idul Adha

LLHPB Beri Penyuluhan Cegah Covid – 19 Menjelang Idul Adha

pdpmjepara.org -Tinggal beberapa hari lagi umat Islam akan merayakan Idul Adha 1441 Hijriah yaitu Jumat 31/7/2020 M bertepatan 10 Dzulhijjah H. Bagi yang tidak berhaji, salah satu ibadah sunah pada Idul Adha adalah menyembelih hewan kurban. Di Indonesia, hewan kurban yang lazim disembelih adalah sapi dan kambing. Tetapi, di masa pandemi covid-19 ini, ada hal berbeda yang harus diperhatikan umat Islam. Khususnya protokol pelaksanaan penyembelihan hewan kurban.

Menindaklanjuti Surat Edaran No 06/EDR/I.0/E/2020 dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, salah satu isinya adalah mengatur tentang penyembelihan hewan kurban di masa pandemi covid-19. Dalam edaran itu, yang terkait dengan penyembelihan hewan kurban ada 5 poin yang harus diperhatikan warga Muhammadiyah khususnya dan umat Islam pada umumnya. Point 5 (e) bahwa Pembagian daging kurban diantar oleh panitia ke rumah masing-masing penerima dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Khusus bagi warga Muhammadiyah beserta seluruh institusi dan amal usaha yang berada dalam lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah dari pusat sampai ranting hendaknya mempedomani tuntunan yang ditetapkan oleh Persyarikatan,” bunyi bagian akhir edaran tersebut.

Dalam rangka memantapkan kebiasaan masyarakat yang suka berkumpul, masalah tersebut harus kita sikapi, dengan meneladani lewat pembagian masker bagi takmir masjid , yang mengadakan penyembelihan kurban di masjid Muhammadiyah atau amal usaha (AUM), Untuk itu LLHPB Aisyiyah Jepara berinisiatif untuk membagikan masker dengan menggandeng MDMC setempat pendistribusiannya.

Berawal pada bulan Februari dengan maraknya pandemi, semua harus stay at home, otomatis kegiatan organisasi juga terhenti begitu saja, untuk mengantisipasi kekosongan tersebut, maka beberapa anggota mendapatkan tugas dari poskor MCCC Wilayah Jateng bahwa semua daerah membentuk posyan MCCC di semua cabang bahkan ranting, LLHPB kebagian tugas mengelola KATAVID (Keluarga Tangguh Covid) diantaranya pembuatan masker secara mandiri.

Ketua Gugus Tugas Katavid PDA Jepara, Liscorini menginstruksikan bahwa “penyuluhan jelang idul adha sangatlah penting, saatnya LLHPB ikut andil berperan agar semua warga dalam mengadakan kegiatan penyembelihan kurban tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, diantaranya memakai masker” tandasnya.

Lebih lanjut untuk mengatasi keterbatasan dalam penyaluran masker, “Mumpung masih ada waktu, bapak PCM bisa ikut donasi masker untuk mencukupinya” imbuhnya.

Kontributor berita : Deny Ana I’tikafia-LLHPB Aisyiyah Jepara.

Covid-19 Belum Usai, Aisyiyah Jepara Peduli Salurkan Bantuan Lewat LAZISMU

Covid-19 Belum Usai, Aisyiyah Jepara Peduli Salurkan Bantuan Lewat LAZISMU

pdpmjepara.org -Maraknya berbagai kasus dan permasalahan yang menimpa para tim relawan dalam membantu pemakaman jenazah, para ibu aisyiyah tergerak hatinya untuk mengumpulkan sebagian harta yang dimiliki untuk diinfakkan membantu pengadaan APD (alat pelindung diri) melalui Peduli Aisyiyah, setiap ranting dan cabang digerakkan. Pada hari Selasa (28/7/2020) bertepatan 7 Dzulhijjah 1441 H, atas nama Pimpinan Daerah Aisyiyah Jepara berkunjung ke kantor LAZISMU Jepara di Jl AR Hakim Jepara, yaitu ketua PDA Sugiarti , Wakil ketua I Liscorini beserta ketua LLHPB Deny Ana I’tikafia.

Ditemui oleh Direktur LazisMu Rahmi Yunawati, ketua PDA berharap Infak yang dikumpulkan melalui Peduli Aisyiyah, semoga bermanfaat khususnya untuk membantu pengadaan APD bagi para relawan yang telah ikut berjuang dalam penanggulangan covid-19.

Acara berlangsung hanya sebentar,secara simbolis penyerahan bantuan, karena masih dalam situasi yang darurat, Jepara masih masuk dalam kategori zona merah, sehingga hanya dihadiri oleh perwakilan dari 3 PDA saja, tetap sesuai aturan protokoler kesehatan, jaga jarak, bermasker dan cuci tangan sebelum masuk kantor LAZISMU Jepara.

Dalam acara tersebut, dibacakan doa dari pihak LAZISMU, ”Semoga Allah SWT memberikan pahala atas apa yang engkau berikan dan semoga Allah memberi barokah atas harta yang masih ada pada diriMu” ujar Rahmi.

Peduli Aisyiyah yang digerakkan oleh PDA Jepara melalui Majelis Kesejahteraan Sosial, Alhamdulillah selama ini selalu gayung bersambut dalam menghadapi setiap kejadian khususnya dalam kebencanaan baik di dalam maupun luar daerah, tidak terkecuali dengan adanya musibah yang berupa wabah penyakit covid-19. APD bagi semua kalangan, khususnya medis dirasa sangat perlu untuk dibantu, dengan maksud turut menjaga salah satu asset yang dimiliki muhammadiyah yaitu para tenaga medis maupun relawan yang mengikuti kegiatan prosesi jalannya pemakaman secara covid.

Kontributor berita: Deny Ana I’tikafia-PDA Jepara

Ketika Sang Kader Lingkungan Hidup Aisyiyah Wilayah Utara Kunjungi Binaanya

Ketika Sang Kader Lingkungan Hidup Aisyiyah Wilayah Utara Kunjungi Binaanya

pdpmjepara.org.- Kader lingkungan wilayah utara meliputi kecamatan Kembang,Keling dan Donorojo lakukan survei dan tinjau lokasi kampung organik di desa Sumanding RT 7 RW 2 Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara yang di pelopori oleh Suyoto beserta istri Sukesi.

Dalam kegiatan ini Kusnitah didampingi oleh penggiat sampah dari komunitas Bank Sampah Pupur Lelet Wulan Aji UPTD Puskesmas Keling 1 Al Alamin, Jum’at 24/7/2020 M,3 Dzulhijjah 1441 H pukul 14.00 WIB selesai hingga pukul 16.30 WIB.

Sebelumnya berbincang dengan Suyoto ketua Gapoktan juga menjabat ketua RT 7 Rw 2 desa Sumanding yang membawahi warga aktif satu RT yang terdiri dari 70 Kepala keluarga.
“Awal penanaman di lahan pekarangan sendiri dengan memanfaatkan lahan pekarangan muncul ide untuk menanam bibit di gelas bekas mineral yang ditanam bibit cabe rawit 2 sampai 3 biji. Setelah tumbuh sampai bisa panen hasil tanamnya,warga semakin penasaran dan ingin meniru kegiatan tanam bibit cabe tersebut. Hingga akhirnya Suyoto tergerak untuk membantu warga untuk menyiapkan bibit selanjutnya dibagi kepada warga sekitar yang membutuhkan,”terang pelopor gapoktan Suyoto.

Jenis tanaman yang berhasil ditanam awal oleh pelopor Suyoto mencapai 150 pot polibek.Sekitar tahun 2013 ada stan pameran jenis tanaman organik di Jepara oleh dinas pertanian,disitu membawa sempel tanaman 25 pohon kemasan polibek.Dan Alhamdulillah laku semua dengan harga Rp.25.000 per pot polibek”terangnya dengan lantang”.

Harapan kepada warga karena disaat pandemi dan kedepan tetap upayakan bisa tanam cabe lagi serta pelihara perikanan di air tawar seperti lele” imbuhnya”.

Program tanaman yang ditekuni ada 2 sistem tanam, yaitu jenis tanaman bulanan dan tahunan. Untuk tanaman bulanan artinya bisa panen dalam kurun waktu bulanan seperti : cabe,sayur seledri,kucai,sawi,tomat,bayam,kangkung,koro dan masih banyak lainnya.
Sebagai tanaman tahunan adalah tanaman yang hasil panennya kurang lebih satu tahun,misalnya: Jambu,alpukat,mangga,belimbing,pohon naga,juga masih banyak lainya” imbuhya”.

Kontributor- Kusnitah – Kader Lingkungan Jepara

Kader Lingkungan Hidup Aisyiyah Hentakkan Langkah Saat Wabah

Kader Lingkungan Hidup Aisyiyah Hentakkan Langkah Saat Wabah

pdpmJepara.org – Pimpinan Daerah Aisyiyah(PDA) sinergritas Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana( LLHPB) Jepara. Dinas lingkungan hidup jepara belum lama memberikan pelatihan kepada 15 orang kader lingkungam hidup dari wilayah utara,tengah dan selatan.

Termasuk perwakilan dari Aisyiyah Kusnitah yang saat ini sudah diberikan keparcayaan untuk memberikan informasi dan keberadaan di lingkungan tentang kegiatan yang tidak lain adalah membidangi daerah wilayah utara.Meski begitu tidak luput kemungkina bisa di wilayah tengah atau selatan asal sesuai dengan SK yang sudah di instruksikan oleh Kepala Dinas (Kadis) DLH Farikhah Elida.

Termasuk kegitan kunjungan refresing di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kantor Bank Sampah Induk Jepara (BSIJ) beserta Gudang BSIJ Berseri juga Tempat Pembuangan Akhir(TPA) sampah di Bandengan ,Kamis 23/7/2020 M,2 Dzulhijjah 1441 H.

Dalam kegiatan ini disambut hangat oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang diwakili oleh Kepala Bidang (Kabid) DLH Nurnaini dan turut mendampingi Duddy Ika Kurniawan Kasi Pengendalian kerusakan dan pengembangan kpasitas lingkungan hidup, Lulut Andi Ariyanto Kabid kebersihan dan pertamanan DLH, dan tidak ketinggalan Anis Surahman Direktur Bank Sampah Induk Jepara(BSIJ). Sebagai kader lingkungan Kusnitah tidak sendirian bahkan dr.Moch Budi Setiawan (wakil kepala UPTD Puskesmas Keling1) dan Siswatiningsih (penanggungjawab upaya kesehatan masyarakat) UPTD Puskesmas Keling 1 beserta Setyo Wardoyo Sanitarian UPTD Puskesmas Keling 1 juga mendampingi rombongan kunjungan yang di hadiri 21 orang dari Bank Sampah Pupur Lelet Wulan Aji yang merupakan Bank Sampah rujukan dari BSIJ setahun yang lalu.

“Merupakan istimewa dalam acara ceremonial ini dari pukul 09.00 WIB karena di aula baru dilantai 2 kantor DLH. Tetap terapkan sesuai protokol dan himbauan kesehatan,memakai masker,jaga jarak dan selalu cuci tangan pake sabun” Ucap kabid Nurnaini.

Sangat terapresiasi sekali kepada kegiatan Bank Sampah wilayah utara Pupur Lelet Wulan Aji yang sudah bagus dan jelas kegiatanya,dan terima kasih kepada Kusnitah dan UPTD Puskesmas Keling 1 yang sudah mengkoordinir semua program dan sudah berjalan selama ini,mudah-mudahan kedepan semakin maju lagi dan bisa menjadikan desa -desa organik dilingkungan masing-masing”imbuhnya”.

Kontributor – Kusnitah – Kader DLH Jepara

Hikmah Dibalik Musibah Penganiayaan Relawan Muhammadiyah Di Palangkaraya

Hikmah Dibalik Musibah Penganiayaan Relawan Muhammadiyah Di Palangkaraya

pdpm.org- Penulis : Deny Ana I’tikafia
Anggota Poskor MCCC PWM Jateng
Devisi Kemasyarakatan (Katavid)

Presiden Joko Widodo membubarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Pembubaran ini tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2020 tentang Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Pembubaran berlaku per 20 Juli 2020 atau sejak Perpres No. 82 tahun 2020 diundangkan. Pasal 20 Perpres tersebut menyatakan mencabut Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 7 Tahun 2020 sebagaimana telah diubah dalam Keppres Nomor 9 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Selang sehari kemudian, Penanganan Covid -19 di Indonesia yang belum usai ini, terdapat musibah menimpa relawan MCCC ( Muhammadiyah covid-19 command center) Palangkaraya yang dianiaya saat menjalankan kegiatan kemanusiaan. Kejadian dialami Selasa 21/7/2020 M, 29 Dzulqo’idah 1441 H pada saat pemakaman jenazah dengan protocol covid-19.

Marilah kita semua warga Muhammadiyah kembali mengkaji lebih dalam, QS An Nisa’ 79 bahwa pada intinya setiap kejadian yang menimpa , semua musibah terjadi atas seizin dan sesuai ketentuan Allah SWT.

Definisi musibah juga bisa kita simak dalam QS. Al Baqarah ayat 156, yang pada intinya musibah itu adalah segala yang menimpa pada diri manusia, baik maupun buruk . Lahir, meninggal dunia, naik jabatan, turun jabatan setiap yang kita alami dan terlihat baik kita syukuri. Apabila kejadian itu tidak menyenangkan, kita telah diperingatkan oleh Allah swt agar selalu menghadapinya dengan sabar. Semua yang bersumber dari Allah swt, itu baik ketentuannya.

Dalam QS Albaqarah ayat 16 kita juga bisa berinstrospeksi diri bahwa Allah swt mengajarkan untuk memerangi perasaan yang bergejolak dengan bersikap positif thingking, apabila terasa berat tidak boleh mengeluh. Begitu juga dalam QS.Al Baqarah 286 bahwa tiap ada ujian sesuai dengan kemampuannya.

Langkah awal dari setiap kejadian adalah yang pertama terima ujian itu dengan sabar, sesulit apapun kejadian pasti ada kemudahan, semua kita jadikan sebagai motivasi bahwa keyakinan ada masalah kita pasti bisa mengatasi, sesuai QS.Al Baqarah 185 bahwa dengan persoalan itu Allah swt menginginkan hidup kita lebih baik dari yang telah dilalui.

Dalam QS Albaqarah ayat 214 bahwa berbagai ujian untuk menjadikan muhasabah/instrospeksi diri. Dalam mensikapi ujian ada dua pilihan yang krusial yaitu Hasanah /tiap kejadian disikapi dengan positif. Bila disikapi dengan negatif dinamakan sayyi’ah.

Hidup ini adalah pilihan, marilah teman-teman relawan kita hadapi masalah dengan memilih sikap hasanah yang merupakan hidayah dari Allah swt, bukan sayyi’ah yang tentu saja sifat itu datang sebagai pilihan diri sendiri sebagai insan di dunia yang fana ini. Kurangnya informasi juga koordinasi yang baik, tentu akan menjadikan semuanya serba miss komunikasi. Semua tindakan yang membingungkan masyarakat awam, harus kita telaah lebih dalam, bagaimana mereka bisa berbuat yang tidak semestinya dilakukan.

Semoga Allah swt memberikan jalan kita yang lurus, semua lelah yang telah dilakukan para relawan menjadi Lillahi Ta’ala, apabila kita sabar dan ihlas menjalaninya pahala akan mengalir di akherat kelak.
Ayo terus semangat dalam pergerakan, banyak majelis/lembaga menunggu para relawan untuk berkiprah, untuk mengisi dan memajukannya. Kita Pasti Bisa.
Jumat Mubarrok
Amin ya robbal alamin.

Jepara, 24 Juli 2020/ 03 Dzulhijjah 1441 H

Madrasah Diniyah Muhammadiyah Plajan Adakan Pelepasan Santri Dan Musyarawah Wali Santri

Madrasah Diniyah Muhammadiyah Plajan Adakan Pelepasan Santri Dan Musyarawah Wali Santri

pdpmjepara.org- Madrasah Diniyah ( Madin) Muhammadiyah Plajan Pakisaji Jepara melepas santri dan musyawarah bersama wali murid, dewan guru.

Madrasah yang terletak di dukuh Boto Plajan ini di Kepalai oleh Abdul Malik. Dalam pelepasan santri dan musyarawah dengan wali santri pada Rabu 22/7/2020 M, 2 Dzulhijjah 1441 H digelar dalam suasana sederhana dan kekeluargaan.

Dalam pelepasan santri dan musyawarah ini kepala Madin Abdul Malik berterima kasih atas kehadiran wali santri. ” Selamat datang pada wali santri Madin, mohon untuk Putra-putrinya dimotivasi belajar di TPQ, Madin sebagai wahana pendidikan agama mulai dini” ujar Malik.

Malik juga menambahkan bahwa madin juga sepadan dengan pendidikan formal, terbukti ada pendataan emis, bukti adanya legalitas ijazah dari kemenag. Dan perhatian dari pemerintah berupa bansos baik dari propinsi maupun kabupaten.

Sebagai kepala Madin, Malik sapaan akrab kepala Madin ini berharap kedepannya madrasah yang dipimpinnya lebih berkembang pesat untuk mendidik santri – santri di sekitar desa Plajan.